Trainer/Talent Development

TRAINER/TALENT DEVELOPMENT


Tantangan sebagai trainer internal terkadang adanya “keterpaksaan” sebagian peserta untuk hadir dan tetap mengikuti pelatihan dengan berbagai macam alasan. Bahkan sebagian lagi menjadikan pelatihan semata-mata hanya formalitas memenuhi kewajiban.

Padahal pengembangan kualitas SDM tidak lepas dari peran penting para trainer yang bertugas melakukan implementasi pelatihan agar berdampak bagi peserta dan tujuan organisasi.

Dengan peran dan tanggung jawab mereka, tentu diperlukan kemampuan khusus untuk menjalankan tugasnya agar maksimal. Dengan perkembangan dan tantangan bisnis yang begitu cepat, pilihannya berubah atau punah!. Sehingga hanya trainer adaptif lah yang mampu menyelesaikan setiap tantangan zaman.

Adanya tantangan tersebut menjadi perhatian penting bagi organisasi untuk melakukan program pengembangan bagi trainer internal agar memiliki kompetensi yang sesuai harapan baik dari segi knowledge, skill dan attitude nya.



Jika tim pengajar di organisasi Anda mengalami ciri-ciri masalah ini :

1. Belum adanya sistem penilaian untuk mengukur keterampilan dan kemampuan trainer dalam menyampaikan pelatihan

2. Belum adanya sistem penilaian untuk mengembangkan kompetensi trainer

3. Trainer tidak adaptif terhadap perubahan yang terjadi

4. knowledge, skill dan attitude trainer tidak berkembang

5. Pelatihan yang dibawakan oleh trainer cenderung normatif sehingga tidak berpengaruh terhadap perubahan yang signifikan bagi peserta

6. Kurangnya inovasi dan kreativitas dalam mengemas pelatihan yang berdampak

7. Aktivitas pelatihan hanya sekadar menjadi formalitas sehingga tidak menguatkan dan mendukung kelangsungan bisnis

Untuk mengatasi masalah diatas, temukan solusinya melalui program Trainer/Talent development


JENIS PROGRAM DESKRIPSI
Melaksanakan program pelatihan 1. Merencanakan penyajian materi pelatihan
2. Melaksanakan pelatihan tatap muka (face to face)
3. Melaksanakan pelatihan jarak jauh (Distance learning)
Mengendalikan pelaksanaan program pelatihan 1. Memonitor pelaksanaan pelatihan
2. Melakukan tindakan korektif pelaksanaan pelatihan
Mengevaluasi pelaksanaan program pelatihan 1. Melakukan penilaian dampak dari program pelatihan terhadap
pertumbuhan individu hingga bisnis

Catatan: Masing-masing item diatas akan diuraikan secara rinci pada proposal penawaran pelatihan yang kami kirimkan kepada klien.